Selasa, 16 Desember 2008
Games
Ubah Tradisi
Mungkin untuk semua penggila game-game perang, Call of Duty identik dengan Perang Dunia II. Bahkan ada yang mengkui, dirinya belajar sejarah Perang Dunia II melalui game ini. Tetapi ada yang coba diubah Activision dan Invinity Ward, untuk seri keempat game first person shooting ini. Mereka membawa perang modern ke hadapan kita. (adt)
Activision - Infinity Ward – November 2007 – PS 3, XBox 360, PC
Grant Collier salah satu pimpinan Infinity Ward, menyebutkan kalau ide mengembangkan story line Call of Duty, sudah mereka pikirkan kala membuat Call of Duty 1. “Sepertinya seru ya, ngebawa helikopter ke game ini. Pertanyaan yang muncul, mungkin enggak ada helikopter di Perang Dunia II?” ungkap Grant.
Keinginan untuk mengembangkan cerita Call of Duty setidaknya harus dipendam dulu. Maklum ketika Call of Duty 2 rilis, sambutan yang diterima Activision dan Infinity Ward, gila-gilaan. Dan artinya mereka harus menyiapkan Call of Duty 3, dengan konsep yang enggak jauh beda.
Infinity Ward yang memang ingin menyiapkan konsep baru untuk Call of Duty, menolak permintaan Activision untuk mengembangkan Call of Duty 3. Hasilnya Activision menggandeng Treyarch untuk mengembangkan Call of Duty 3. Dan tentu saja hasilnya jauh dari apa yang dikembangkan oleh Infinity Ward. Terlalu banyak kegagalan pada Call of Duty 3 (lihat boks).
Titik balik seperti itu akhirnya yang dipakai Infinity Ward untuk mengubah tampang Call of Duty 4. Yang ada di dalam benak Grant Collier dan yang lainnya, daripada gagal lagi dengan jalan cerita Perang Dunia II, sekalian saja membawa “perangnya” ke masa sekarang.
Alhasil semua mimpi yang pernah kru Infinity Ward bayangkan, bisa diwujudkan. Belum lagi, story line yang mengangkat tema perang modern, pas dengan kondisi dunia yang sedang melakukan “perang global terhadap terorisme”. Makanya untuk sekuel yang keempat, ada embel-embel kecil di belakangnya. Call of Duty 4: Modern Warfare.
Perang Kota
Perang modern identik dengan perang kota. Sebuah perang yang bisa dibilang paling ditakuti tentara dari kesatuan manapun. Maklum ketika berperang di sebuah kota, kita akan dihadapi dengan bangunan tinggi, dan area perang yang begitu luas. Banyak sudut yang sukar ditembus. Musuh bisa keluar dari mana saja, dan menghilang bagaikan hantu.
Kejadian seperti ini yang ditemui Ranger dan Delta Forces Amrik di Somalia. Dalam film Black Hawk Down, ketakutan para pasukan khusus itu jelas terlihat. Makanya mereka ogah banget kala harus berperang di dalam kota. Dan ini kembali terulang di Irak. Perang kota menjadi sebuah momok yang menakutkan untuk para prajurit negeri Paman Sam.
Hal seperti ini diadopsi Infinity Ward, untuk Call of Duty 4. Meskipun enggak menaruh nama Irak atau Afghanistan, tetapi pemandangan ala Timur Tengah, atau kota-kota mati di Eropa Timur menggambarkan keadaan yang sebenarnya.
Beberapa kelebihan yang kalian temukan di Call of Duty 2, masih bisa ditemukan di seri keempatnya. Seperti enggak ada lagi aksi ala John Rambo, yang ngebabat musuh sendirian. Kita digambarkan akan bergerak sebagai tim, dengan misi tertentu. Kalaupun harus melakukan misi sendirian, tentunya bukanlah misi bunuh diri. Melainkan misi pengintaian, yang mengharuskan kita bergerak perlahan-lahan.
5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer
5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer
Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan Akismet.
Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).
Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer
Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog“, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer”. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.
Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :
1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama
Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.
Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi! Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi “MEMBOSANKAN”.
Sama halnya dengan analogi Seth Godin dengan sapi ungu-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan… atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?
Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?
2. Jangan menggunakan Avatar
Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah Gravatar, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.
Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.
3. Berkomentar satu baris dan universal
Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.
4. Promosi produk
Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.
5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature
Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya
~o0o~
Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat… mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi… pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil. So, don’t act like spammer plz!
About Me
About
FAISAL IQBAL (lahir 14 Oktober 1991 di Tasikmalaya), kerap dipanggil Faisal, sal, Iqbal, bal atau Isal.
BIOGRAFI SINGKAT
Faisal lahir dari pasangan H Asep Sudarman (ayah) dan Hj Enung Nurhayati (ibu). Kedua orangtuanya memberikan ia darah campuran Blanda dan Sunda. Ia merupakan anak kedua dari 5 bersaudara.
Faisal kecil tumbuh dan besar di Desa Kertahayu, sebuah daerah pegunungan di Kabupaten Ciamis Jabar. Desa Kertahayu terkenal dengan kebun kopinya dan diakui sebagai daerah penghasil kopi nomor 1 dan terbaik di Ciamis. Tak heran Faisal menjadi seorang coffeeholic. Faisal kecil juga sempat merasakan panasnya udara Banten karena ibunya yang seorang Guru sekaligus PNS ditugaskan di daerah Serang, Banten.
Selain sebagai daerah penghasil kopi no 1, Kertahayu juga terkenal dengan pemandangan yang indah. Hamparan sawah dengan teras seringnya dan petani yang bekerja membajak sawahnya membuat Faisal betah duduk berjam-jam untuk sekedar menuangkannya dalam selembar kertas gambar dengan bantuan kuas dan cat air. Kegemarannya akan melukis sempat membawanya ke perlombaan melukis di Porseni (Pekan Olah Raga dan Seni) walaupun hanya sampai pada tingkat Kabupaten.
Beranjak dewasa, Faisal hijrah ke Ciamis untuk mengenyam pendidikan di SMA terfavorit di Ciamis, SMA 1 Ciamis. Di sanalah dia berkenalan dengan komputer berlanjut pada internet dan dunia blog.
SEJARAH BLOG
Faisal memulai perjalanan blog-nya di tahun 2008, tepatnya tanggal 14 November 2008. Pertama kali diperkenalkan dengan dunia blog oleh Bpk Wawan Dermawan, Guru komputernya semasa SMA. Awalnya Faisal tidak begitu tertarik untuk ikutan membuat dan menulis blog, dia hanya menjadi pembaca saja. Mulai tertarik ngeblog setelah sering mampir ke blognya Cucan dan Vanda. Tulisan-tulisan Cucan dan design-design Vanda menggugahnya untuk ikutan terjun ke dunia blog.
Untuk tampil dengan ciri khas tertentu, Faisal menggunakan “Wujudkanlah Semua Mimpi” sebagai thema layout blognya. Setiap layoutnya selalu menampilkan Mimpi-mimpi umat manusia. Baginya mewujudkan mimpi semua orang adalah mulia, membuat semua yang ia kenal dapat mewujudkan mimpi-mimpinya, keiinginan ini Jujur dan apa adanya.
Pilihan hosting jatuh pada hosting gratisan paling populer saat itu, F2S. Setelah F2S memutus kontrak secara sepihak akhirnya Faisal numpang hosting di Green Tea milik seorang teman. Ketika jaman hosting gratisan berakhir, Faisal memutuskan untuk meregister domain. Berhubung waktu itu Faisal lagi getol-getolnya ngedesign, makan dia menggunakan nama dezain.org sebagai domain (2002). Namun dalam perjalanannya, hasrat untuk ngedesign ternyata naik turun, maka setelah dua bulan Faisal pun putus kontrak dengan dezain.org. Lalu pada tanggal 23 Desember 2008.
KOMUNITAS BLOG
Faisal merupakan anggota Bloggerian, salah satu komunitas Blog tertua di Indonesia. Dia ikut menyumbang ide dan tenaga untuk beberapa proyek Bloggerian seperti: Blogsports sebagai penulis, IndiWiki sebagai tukang edit dan Planet Bloggerian dengan buttonnya.
DI LUAR BLOG
Di luar blog Faisal adalah seorang Siswa yang bersekolah di SMAN 1 Ciamis. Mendapatkan sertifikat kelulusan di tahun 2005 dengan memperoleh nilai terbaik di SMPN 1 ciamis. Kemudian menuju sekolah terfavorit SMAN 1 Ciamis pada tahun 2007. Semasa SMA tergabung dalam KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) dan menjadi Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas). Saat ini Faisal masih melanjutkan pendidikan di SMAN (jurusan IPA) di SMAN 1 Ciamis, Ciamis.
HAL-HAL FAVORIT
JUVENTUS dan ITALYFaisal menjadi seorang Juventini sejak mengikuti Serie A tahun 1997/1998. Kesetiaannya terhadap Juventus tetap tak berubah meski Juve sempat terdegradasi di tahun 2006/2007 karena kasus calciopoli. Alessandro Del Piero adalah pemain favoritnya di Juventus dan Del Piero adalah pemain yang pertama menyatakan masih setia membela Juventus meski terdegradasi di serie B. Baginya Del Piero adalah Juventus, dan Juventus adalah Del Piero.
Tim nasional Italy adalah tim jagoannya pada setiap event-event sepak bola yang melibatkan negara. Menjadi pendukung Italy sudah dilakoninya sejak World Cup 1998. Kesukaannya pada timnas Italy mungkin dapat dihubungkan dari beberapa sisi, pertama, faisal mempunya inspirasi besar dari cerita ayahnya ketika tahun 1982 dimana Italy menjadi juara World Cup. Kedua, saat Faisal kecil masih belum mengerti indahnya sepak bola sudah dia sudah dibelikan kostum pendukung Italy (padahal ayahnya bukan penggemar sepak bola). Puncak dari kegembiraan seorang pendukung timnas adalah ketika tim jagoannya menjadi juara World Cup. Setidaknya hal tersebut sudah dirasakan Faisal pada tahun 2006 lalu ketika Italy menjadi juara dunia dengan menaklukkan Prancis lewat drama adu pinalti.
FOTOGRAFI
Dunia fotografi baru digelutinya sejak tahun 2004. Dengan berbekal kamera semi-otomatis Canon AE-1 Programa (1982), kamera digital Panasonic FX7 (2004) dan sedikit pengetahuan menggunakan Photoshop, Deddy menyalurkan hobby fotografinya. Fotografinya beraliran Humanis, di mana lebih banyak yang menjadi object fotonya adalah manusia. Salah satu karyanya di fotografer.net adalah “Di Atas Jembatan Ampera” yang menggambarkan sibuknya aktivitas di bawah jembatan Ampera di pagi hari.
Daisaku Ikeda adalah fotografer favoritnya. Pameran fotografinya yang terkenal adalah “Dialogue with Nature“. Bagi fotografer Jepang tersebut, memotret adalah “Struggle to capture the truth” - perjuangan untuk menangkap kebenaran. Ciri khas Daisaku Ikeda adalah dengan menyertakan puisi yang menginspirasi pada setiap karya-karyanya. Salah satu gaya memotret Daisaku Ikeda adalah dengan meletakkan kamera manual di depan dadanya bukan di depan matanya - begitu cara beliau untuk mengekspresikan diri memotret dengan hati.